“Omong kosong kamu bisa make si Luna .. “ semprot Agus yang tak percaya, kubukakan hapeku, dan kuperlihatkan videonya, Agus sampai tercepat kaget.
“Aaaah .. benar benar mainnya hot .. oke deh .. aku bayar deh .. tapi kalo lebih dari itu ngga sanggup deh” aku Agus dengan berat
“Mayan dapat Luna .. memeknya sesak lho Gus “ bisikku dengan pelan membuat Agus malah meremas kontolnya sendiri, aku menjadi tersenyum, kontan Agus langsung membuka laptopnya, mentranfser sejumlah uang.
“Kapan bisanya ? tak sabarin merasakan tubuh si Luna itu .. molek bener “
“Tenang Gus .. tenang .. “ sahutku menenangkan
“Kita undang di Alex juga .. kita pesta seks .. kita sodokin dan sodomi si Luna “ sahutku yang disambut senyum Agus sumringah.
“Lalu Gus .. aturannya tidak boleh bawa hape ke kamar .. “ sahutku dengan tegas
“Ah kok gitu sih .. setidaknya “
“Terima aturan atau batal ?” tantangku
“Oke Han .. Burhan memang hebat “ puji Agus padaku. Alex pun akhirnya datang dan ikut nimbrung, Alx dengan enteng bilang mau saja, tapi tarif 30 juta jelas nggak sanggup walau royal.
Seminggu kemudian aku mengatur rencana itu, aku mendatangi kembali villa yang biasa di pakai Luna Maya istirahat, kedatanganku saat itu memang tidak dikehendaki oleh Luna Maya, namun aku tidak mengubris, secara pribadi Luna Maya memang suka menjauhi aku, sering menolak kucalling lewat hape dan smspun juga sangat jarang dibalas, kali pun di balas juga tidak nyambung
“Aku malas Han .. tolong deh .. aku nggak sanggup .. punyamu kegedean “ tolak Luna Maya ketika aku sudah memeluknya di sofa itu, aku memang mengatur rencana itu, kubiarkan Agus dan Alex mengendap endap masuk ke villa itu. Luna Maya memang benar benar sudah nggak mau lagi aku kontoli. Kemolekan tubuhnya masih membuatku buta. Luna Maya terpojok di sofa itu, ketika hendak pergi aku sudah mencekal tangannya, Luna Maya sampai memegang bajunya itu, aku semakin nekad, kutarik baju tipis itu
“Breeeeeeeeeeeeeeeeet “
“Buuuuuuuurhaaaaaaaaaaaaan ! “ teriak Luna Maya jengkel, aku pun ditampar
“Plaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak “
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaauh “ erangku merasakan tamparan yang keras itu, Luna Maya semakin berusaha untuk tidak aku setubuhi
“Tidak bagimu Lun.. aku mau menyebarkan fotomu yang lain “ kataku yang tidak membuat Luna Maya bergeming
“Silakan .. aku tidak takut “ tantang Luna Maya, namun aku kemudian semakin melebarkan bajunya itu, kutarik kepala Luna Maya dan kulumat, awalnya Luna Maya menolak nolak, lumatanku tidak dibalas, kuremas buah dadanya itu, Luna Maya menjadi menggelinjang tak karuan, pelan pelan tubuhnya berkeringat, kuremas terus dan kutindih di sofa itu, Luna Maya masih bertahan
“Haaaaaaaaan Burhaaaaaaaaan .. brengsek kau “ maki Luna Maya, setiap aku menyetubuhi Luna Maya, memang inilah yang paling berhasil, tak sekalipun Luna Maya mau kuajak bersetubuh dengan mulus, selalu saja aku memaksa dan merangsang, akibat lumatanku yang tidak henti itu lama lama Luna Maya membuka bibirnya, melawan pagutanku, aku semakin nakal meremas buah dadanya dengan keras
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaauh . please .. mainmu jangan kasar .. sini aku layani “ sahut Luna Maya yang sudah terangsang itu
“Lepas bajumu “ sahutku dengan gemas, Luna Maya kemudian mendorong tubuhku lalu berdiri dengan membuka pakaiannya satu persatu, pelan pelan pakaiannya terlepas, Luna Maya to the point saja telanjang, celah vaginanya yang sempit itu terpampang di depanku, aku juga melepas semua pakaianku, kutarik Luna Maya dan kemudian aku memangku Luna Maya itu. Tanganku melambaikan kepada Agus dan Alex yang mengintip dari jendela itu.
Bertiga Ingin Menggangbang Luna Maya (1)
Kupagut bibirnya itu, tanganku bergerilnya ke sana kemari,
“Oh Haaaaaan aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah aaaaaaaaaaaaaauh ssssssssssssh .. teruus sayaang .. teruuuuuuus .. kaau aaaaaaaaah .. kau membuatku lupa daratan “ ucap Luna Maya dengan tersenyum.
Aku tersenyum padanya, Agus dan Alex sudah telanjang bulat di belakang Luna Maya, kontolnya juga besar besar, Agus maju sejenak dan memegang pundak Luna Maya kemudian mencium dari samping
“Aaaaaaaaaaaah ..Burhaan aaaaaaaah “ Luna Maya sampai kaget tak karuan, langsung mencoba menghindar
“Aapaa apaan ini Han ? bajingan kau Burhan .. bangsaat “ Luna Maya sampai shock melihat lelaki lain yang telanjang di belakanganya
“Saatnya menggangbang kamu Lun “ kataku dengan enteng
“Ampun .. jangan lakukaaan .. tolong aaaaaaaaaaah “ Luna Maya sangat marah padaku, Alex maju dan menarik tubuh Luna Maya dengan paksa, Luna Maya melawan dengan mencakar, namun Agus dengan gesit mencekal tangan Luna Maya
“Ampun .. jangan perkosa aku .. “ Luna Maya sesegukan tak kuat melihat Agus dan Alex menggerayangi tubuhnya.
“Bawa ke kamar kawan .. satu cewek ini memang sangat susah diatur .. kita garap bersama “ ajakku yang disambut tatapan sinis Luna Maya, aku membawa hapeku, kuletakan di sudurt kamar villa itu
“Bajingan kau Burhan, tak akan kubiarkan kau menyentuh tubuhku lagi “ ancam Luna Maya dengan tubuh masih memberontak ketika Alex dan Agus membawanya ke kamar.
Tubuh polos tanpa busana itu dilemparkan ke ranjang.
“Pegang kedua tangannya Gus .. aku pegang kakinya .. Alex .. rasakan memek Luna Maya ini .. jilati “ perintahku
“Ya Tuhan .. kenapa bisa seperti ini nasibku “ keluh Luna Maya dengan memelas
“Tolong dong Han .. jangan lakukan ini .. biadab “ maki Luna Maya, namun Luna Maya mendesis ketika jilatan lidah Alex mulai membelah memeknya, malah Alex tak tahan sambil meremas buah dadanya, aku pun tak tinggal diam ikut meremas buah dadanya
“Tenang Lun .. nikmat kok .. kita akan pesta, memekmu, anusmu dan mulutnya akan penuh dengan kontol kami “ sahutku
“Ampun .. aaaaaaaaaaauh sssssssssssssh hhh .. ampun .. ssssssssssssssh aaaaaaaaaaaauh aaaaah aaaaaaaaauh “ lenguh Luna Maya tak kuasa melawan gelombang birahinya, jilatan lidah Alex benar benar rakus
“Tubuhmu molek Lun .. sudah lama aku pengin make memekmu “ sahut Agus dengan tersenyum, aku kemudian berpindah ke belakang kepala Luna Maya, aku menggantikan Agus yang memegang kedua tangannya telentang
“Nikmati saja Gus .. “ kataku dengan tersenyum, Luna Maya tidak kuat melawan kami, tubuhnya semakin melemah
“Burhaaan .. terkutuklah kau, aaaaaaaaaaaaaaaauh “ ucap Luna Maya dengan lemah
“Tunggu saja kontolku Lun “ sahutku, Luna Maya sampai meludah ke depan sampai menerpa ke kepala Agus
“Brengsek nih cewek “ maki Agus kesal
“Biarin saja .. segera coblos memeknya Gus .. Alex .. kamu coblos anusnya “ perintahku
“Aampuuuuuuuuuuuuuuun .. “ Luna Maya tak kuasa melawan lagi, tubuhnya digulingkan, Agus dengan gemas langsung menyodokan kontolnya. Sedang Alex berada di belakang tubuh Luna Maya mulai mencoblos anusnya, sedang aku masih memegang tangan Luna Maya.
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaauh saaaaaaaakiit “ keluh Luna Maya
“Luna .. jika kamu menurut kami nggak akan ada kekerasan .. jika masih nggak nurut, semalam disetubuhi bergiliran .. gimana ? layani kami bertiga atau kamu pilih waktu yang panjang “ kataku dengan melepas tangannya
“Gus . Lex .. tarik kontol kalian “ perintahku, Luna Maya kemudian terduduk, tangannya menutup mukanya, kemudian Luna Maya membuka dan menatapku
“Kukira kau orang yang bisa teguh memegang janji .. “ sentak Luna Maya
“Dan kau juga susah kuajak dientotin “ sudutku lagi sampai membuat Luna Maya terdesak
“Aku bukan pacarmu .. “ tolak Luna Maya lagi
Luna Maya menggeleng, aku memang juga membawa tasku ketika masuk ke kemar itu, kukeluarkan uang itu dari tas. Luna Maya menatap ke arah uang itu, selama ini Luna Maya memang sepi order sampai bingung mencari penghasilan, uang itu akhirnya membuat Luna Maya memandang ke kedua kontol temanku itu
“Ayo Lun .. emut kontolku deh .. kayak di videomu itu “ ucap Agus tak sabaran. Pelan pelan Luna Maya memegang kontol Agus yang lumayan besar itu, Luna Maya memejamkan matanya
“Kuimpikan Luna Maya ngemut kontolku “ sahut Agus girang
“Kita tunggu goyangan Luna .. ratu bokep kita “ seru Alex
“Ayo Luna .. aku aaaaaaaaaaaaoh .. Lun … enaak Lun .. aku aah nunggu goyanganmuu “ lenguh Agus dengan gemas sambil meremas buah dada Luna Maya, sehingga Luna Maya menjadi menggeliat, Alex lebih parah, kocokan Luna Maya itu membuat Alex kontan sampai tengadah, tangannya juga meremas buah dada Luna Maya. Luar biasa sekali perek ini, ternyata sangat doyan seks, entah berapa kali main sama Ariel, kini digangbang bertiga sanggup melayani.
“Sssssssssssssssssh ..mmmmmmmmmmmmmmmhhh “ ucap Luna Maya ketika mengeluarkan kontol Agus itu, belum sempat berpindah ke kontol Alex, Luna Maya meringgis kesakitan akibat jilatan dan hisapanku
“Haaaaaaan aaaaaaaaaaaaah .. kamuuuu aaaaaaaah .. aaaaaaaaaaaauh ssssssssssssssssh ..hh pleaseeeeeee .. Oh .. jangaaaaaaan “ keluh Luna Maya tak tahan karena aku semakin gemas menguak memeknya yang membasah itu, Luna Maya langsung menelan kontol Alex, gantian kini kontol Agus dikocoknya
“Lun aaaaaaaah .. kamu Lun .. aku suka .. ayo Luna .. Mayaku .. emut kontolku sesukamu .. “ seru Alex tidak tahan sambil meremas kepala Luna Maya pelan pelan menandakan Alex senang dikulum kontolnya oleh artis ini. Sejenak aku berhenti mengoral memek Luna Maya itu, aku sampai terbersit ingin menculik Cut Tari, aku kemudian langsung saja kembali menjilati, tak tahan aku kemudian berbalik badan, sedang Alex masih merem melek kontolnya diemut emut oleh Luna Maya.
“Luna .. aku coblos memekmu ya “ kataku dengan membisiknya setelah berjongkok di belakang Luna Maya itu, Luna Maya tak menanggapi omonganku, Agus sampai pengin protes, tapi terlambat karena gantian Luna Maya langsung berpindah ke kontolnya
“Siaaaaal Luunaaa .. teruuus . aku suka kamu Lun .. bayar berapa make kamu semalam ?” tanya Agus pengin main berdua dengan Luna Maya. Luna Maya berhenti mengulum kontol Agus karena kesakitan ketika aku mendesakan kontolku kemudian menekan paha Luna Maya agar kebawah
“Uuuuuuuuuh Burhaaaaaan aaaaaaaaah sabaaaaaaaaaaaaaar .. aaaaaaaaaaaauh ssssssssssssssh .. ssssssssssh hhhh “ desis Luna Maya tidak tahan dengan meringgis merasakan kontolku dengan paksa menembus memeknya itu, pelan pelan kontolku memaksa masuk, Luna Maya justru memberikan peluang dengan menurunkan pantatnya, sedang mulutnya masih penuh dengan kontol Agus. Alex juga tak karuan menggelinjang dengan berdiri di samping ranjang itu.
Pandangan yang luar biasa, Luna Maya yang merupakan mantan presenter acara Dashyat RCTI sekarang sedang digangbang, pacar Ariel Peterporn ini memang benar seperti dugaan masyarakat, doyan seks.
Aku memaksakan kontolku ke atas, sampai Luna Maya tak karuan, kontol Alex dilepasnya, kemudian kontol Agus dikocoknya dengan cepat
“Lun .. telan spermaku yaaa “ Agus tanpa malu malu meminta pada Luna Maya agar menelan air maninya
“Eeh .. nggak maaau .. “ tolak Luna Maya dengan mengocok kontol Agus itu, Alex kemudian naik ke ranjang melangkahi tubuhku dan langsung memeluk tubuh Luna Maya dan meremas kedua bukit kembarnya
“Kontoli Luna .. coblosin sama memeknya mentok “ seru Alex tak kalah seru, Luna Maya menekan terus dan menarik selakangannya sampai meringgis sambil mengocok kontol Agus
“Luna .. susumu enak banget Lun .. aku suka Lun “ sahut Alex dengan gemas meremas buah dada Luna Maya itu. Alex tak kuat lagi, kepalanya menyelusup ke ketiak Luna Maya kemudian mengulum puntingnya
“Ooh .. aaku nggak kuaaaaaaat aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah “ tekan Luna Maya dengan kuat membuat kontolku amblas, kupegang pantat Luna Maya itu, kunaikan dan kuturunkan
“Ssssssssssssssssssssshhh hhhhhhhhh sssssssssssssssshhh hhhhhhhhhh aaaaaaaaaaaaaaaauh aaaaaaaaaaaaah aaaaaaaaaaaauh ..uuuuuuuuuh sssssssssssssh hhh “ desis Luna Maya tak karuan, bagian dadanya menjadi serbuan nakal mulut Alex, sedang bagian bibirnya diserbu bibir Agus, Luna Maya tak kuasa lagi, aku terus menyodok nyodok ke atas membuat Luna Maya menjadi menyempit memeknya dengan cepat
“Siaaal .. Luna Maya masih sampai, Lunaaaaaaaaah .. memekmu enaaaaaak “ teriakku dengan cepat menggenjot ke atas dan turun dengan memantul ke ranjang empuk itu.
Luna Maya semakin tak karuan menggelinjang sampai menahan kepala Alex yang masih menyedot puntingnya kuat kuat, sedang Agus semakin tak karuan meremas buah dada Luna Maya sebelah kanan, sebelah kiri diemut dan dipermainkan oleh Alex
“Lun aayoo Luna .. Luna Mayaku sayaaang “ ujar Agus dengan nafas tak karuan.
Genjotan demi genjotan Luna Maya semakin cepat, Alex kemudian menarik kepalanya, kemudian kembali memeluk Luna Maya dan meremas kedua bukit kembarnya. Agus kembali lagi menyodorkan kontolnya, namun Luna Maya menolak untuk dikulum hanya dikocok kocok saja
“Siaal Lunaa aaaaaaaaaah emut kontolku donk .. “ pekik Agus tak sabaran
Luna Maya sudah tak karuan nafasnya, Luna Maya semakin cepat menaikan turunkan pantatnya menggoyang kontolku
“Ayoo Lunaaaaa aaaaaaaaaaaah memekmu aaaaah enaaaaaaak “ erangku dengan menyodok nyodok ke atas, Alex semakin beringas dan liar meremas kedua bukit kembar Luna Maya sehingga menggelinjang dan oleng tak karuan
“Wooow .. Luna Maya .. memang mooy .. Ayo Lunaaa goyang yang mantap “ teriak Alex dengan penuh kemenangan
“Iya Lun .. ayo Lun .. emut kontol donk aaaaaaaaaaaaaaauh Lunaaaaa aaaaaaaaaah kocokanmuu aaaaah nakaaaaaaaal aaaaaaaaaauh ssssssssssssh ssssssssssssssh “ teriak dan desis Agus.
“Aku tak sabaran make anus Luna, Burhaaan .. payah Lu .. make Luna seenakmu .. kapan giliranku “ sahut Alex tak sabaran pengin mengewe Luna Maya ini
“Sabaaaaaaaar aaaaaaaaaaaah .. Lunaa maau muncraaaaat .. memeknya makin sempit aaaaaaaaaaaauuh sssssssssssssh gilaaaaaaaaaa aaaaaah memekmu Luuun .. ayo Lunaaa .. cepetan kamuu “ teriakku dengan meremas pantat Luna Maya itu
Luna Maya tak kuat lagi, menekan dengan kuat ke kontolku agar mentok terdalam, memek Luna Maya menjepit dengan kuat dua kali lipat
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah “erang Luna Maya dengan panjang. Luna Maya menegang kaku membusung ke depan, buah dadanya menjadi santapan empuk Agus dan Alex, Luna Maya sampai berkelonjotan bercampur gelinjang itu. Luna Maya hendak terjerembab ke depan namun Alex sudah memeluknya. Dari memeknya mengucur cairan panas membasahi kontolku
Luna Maya lemas dengan luruh dalam pelukan Alex, Agus juga memeluk Luna Maya, kurasakan aku menjadi paling sial, tubuh ketika orang itu menindihku
“Siaaaaaaaaaaaaaal “ keluhku merasakan berat badan ketiganya menekan kuat, belum lagi jepitan memek Luna Maya kuat sekali.
Pelan pelan Alex menyingkir kemudian Luna Maya dengan paksa menarik memeknya, mengeluarkan kontolku, kemudian rebahan di sampingku.
Alex tak sabaran lagi, mendorong tubuhku minggir, kemudian menggulingkan Luna Maya, langsung saja mencoblos anusnya dengan memiringkan tubuh Luna Maya.
“Lun .. aku coblos anusmu yaa “ sahut Alex tanpa perduli
Luna Maya menggeliat merasakan ada benda tumpul pengin masuk anusnya
“Jangaaaaaan aaaaaaaaaah jangaaaaaaaaaaaaaaan “ teriak Luna Maya, namun terlambat, Agus juga tidak tahan kemudian berada di depan langsung saja membuka paha Luna Maya, sehingga Alex menjadi kesal
“Ntaar dulu .. aku coblosin anus Lunaaa .. kamu tunggu Gus .. Han .. Burhan .. bangun .. kontolmu kudu diemut Luna Maya .. cepat friend .. cepaaat “ hardik Alex tak sabaran itu.
“Aaaaaaaaaaaauh aaaaaaaampuuuuuuuuuuuun sakit aaaaaaaaah “ keluh Luna Maya tak karuan merasakan kesakitan ketika pelan pelan anusnya ditusuk kontol Alex, Luna Maya sampai meringgis tak karuan
“Ya Tuhaaaaan aaaaaaaah aku nggak kuaaaaaaaat nih “ keluh Luna Maya kesakitan, ketika kontol Alex sudah mulai masuk, Agus masuk ke dalam jepitan paha Luna Maya dan mencoblos memek Luna Maya, Luna Maya sampai melotot kesakitan.
“Aku cinta Luna Maya .. ratu bokepku sayaaaaaaaang “ ujar Agus sambil mendesakkan kontolnya, aku kemudian bangun, kusaksikan pandangan yang sangat vulgar, tubuh ramping artis papan atas, artis bokep Indonesia ini sedang dikontoli dari depan dan belakang, aku kemudian bergeser ke dekat kepala Luna Maya, kuberikan kontolku
“Haaaaaaaan aaaaaaaaaaah .. jangaan lakukaaan lagi aaaaduuh Haaan .. kamu jahaaaaat aaaaaaaaah sakit nih .. ampun aaaaaaaaaaaaaaaaaaaah “ erang Luna Maya
“janjilah padaku Lun .. kalo kamu mau kukontoli kamu nggak nolak .. kalo masih nolak kuundang temanku lagi .. “
“Sialaan kau Han .. jahanam “ maki Luna Maya tak kuasa menahan amarahnya. Aku kemudian membiarkan Luna Maya dikerjai Alex dan Agus, kulihat Luna Maya hanya bisa merem merasakan memek dan anusnya dicoblosin dua kontol. Kubel temanku Frans
“Burhaan . Halo . “ sapa Frans
“Iya nih .. lagi pesta seks je .. sama Luna Maya “ sahutku
“Haaaaaaaah .. nggak ngajak ngajaaak .. Enak main sama Sulis dulu .. “ damprat Frans dengan nada kecewa
“Boleh ikutlaah .. tapi bawa Cut Tari donk .. kamu khan kenal dekat .. malah suka mengantarkan si pantat burik itu .. ayo donk .. dia khan masih sodaraan sama elu .. bawa sini tuh cewek .. pengin lihat buriknya pantat Cut Tari “ kataku memberikan pilihan
“Dimana kamu ..?” tanya Frans
“Bawa Cut Tari segeraaa, aku kasih tahu posisikuu “ sahutku lagi
“Iya sih … mumpung Cut Tari sedang ngungsi di rumahku, takut dikejar wartawan “ Sahut Frans dengan cekikikan.
Luna Maya sampai melotot mendengar percakapanku
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaauh Oh Lunaaaaaaaa, memekmu sesaaaaaaak aaaaaaaaaaaaaaaaah “
Aku kemudian maju ke depan, Luna Maya memandangku dengan marah, marah karena aku mengundang Cut Tari, kurasakan aku semakin senang dengan pesta seks ini, sebentar lagi Frans akan datang dengan si pantat Burik.
Luna Maya tidak tahan lagi, tubuhnya menegang dengan melolong kesakitan, Agus sendiri sudah tidak tahan, genjotan paksa sampai membuat kontol Alex terjepit dalam anus Luna Maya
“Guuuuuuuuuus .. siaaaaaaaaaalaaaan aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah “ erang Alex kesakitan
Agus terus menggenjotnya sedang aku bermain dengan memberikan kontolku pada Luna Maya, namun Luna Maya menolak karena masih kesal padaku.
Agus menghamburkan spermanya menembak ke memek Luna Maya dan berkelonjotan bersamaan dengan Luna Maya.
“Oooooooooooooooooooooooooooooh aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaauh “ erang Agus panjang.
Alex sampai menjewer telinga Agus itu sambil ketawa setelah sama sama menyemburkan air maninya ke dalam memek Luna Maya itu.
“Giliranku make memek ratu bokepku Han .. giliran donk “ sahut Alex
“Silakan Lex .. pake aja Luna Mayaa .. sabar ya Lun “ sahutku sambil meremasi kepala Luna Maya itu, Luna Maya sampai mau meludahi aku, namun bibirnya aku katupkan
“Gimana .. 30 juta kurang ? aku tambahin 5 juta dah Lun .. buat kamu “ sahutku
“Aku bukan perek tauk “ damprat Luna Maya.
“Sudahlah Luna . ini cuma seks kok sayaang .. hanya sekali saja “ sahutku
“Pembohong . kamu juga undang Cut Tari sialan kau .. malu aakuu “ kata Luna Maya dengan kesal
“Sudahlah Lun .. 30 juta nggak gampang .. cuma sekali kok Lun .. “ sahut Alex dengan paksa memegang kontolnya kemudian mendesaknya sehingga Luna Maya langsung berontak, namun Agus sendiri tak karuan langsung memegang kedua tangan Luna Maya itu.
“Duh .. jangan main paksa paksaaan aaah .. aku nggak mau ! “ sahut Luna Maya dengan kesal
“Lalu baiknya gimana Lun ? kamu mau melayani kami satu persatu ?” tanya Agus dengan cengengesan.
“Sudahlah .. segera coblosin aja .. kalo kalian macam macam aku tuntut di pengadilan “ tantang Luna Maya.
Aku masih berdiri dengan batang kontolku yang ngaceng itu
“Tenang aja deh Lun .. kita pesta seks .. kita akan bersama Cut Tari .. kalian bertiga silakan main, tuh mobil Frans datang .. bawa Cut Tari pula .. “ sahutku membuat Luna Maya langsung cemberut.
“Ayo Gus .. gantian .. elu make anus Alex make memeknya Luna .. “ perintahku yang disambut rasa senang kedua temanku ini.
“Berdiri aja di pinggir ranjang, Agus dibelakang Luna .. kamu Lex, di depan ..coblosin tuh dia “ kataku dengan bergegas keluar dengan menyaut celanaku, aku hanya bercelana.
Frans datang dengan membawa Cut Tari yang membawa tas kecil, isinya palingan netbook, aku memutar ke samping ketika kedua orang ini masuk lewat depan, ketika aku masuk ke depan aku langsung memeluk Cut Tari, Frans hanya tersenyum pada Cut Tari, kontan Cut Tari langsung berontak
“Apa apaan ini .. please jangaaaaaaan .. bajingaaaaaaaaaaan “ maki Cut Tari yang berontak akibat dekapanku yang keras itu, Cut Tari memandang dengan bingung dan marah pada Frans
“Frans tolong donk aduuuuuuuh ..aaaaaaaaah tolooooooong “ teriak Cut Tari ingin berontak itu, aku menguatkan dekapanku, Cut Tari sampai menendang nendang, melihat Frans diam saja Cut Tari makin marah
“Bajingan kau Frans .. tak kusangka kau benar benar biadab !” maki Cut Tari dengan meludahi Frans, Cut Tari semakin curiga terdengar suara teriak teriak dalam dalam kamar, nama Luna Maya sering terdengar
“Apaaaaaaaaaaaaaaaaaa ?” pekik Cut Tari dengan wajah tegang tak karuan
“Cut .. kita akan pesta seks .. di dalam ada Luna Maya ..sedang digangbang sama kedua temanku, dan kini .. aku dan Burhan akan menggangbang dirimu “ ucap Frans dengan enteng lalu menyobek baju depan Cut Tari.
“Biadaaaaaaaaaaaaaaaab “ maki Cut Tari dengan marah.
“Tooooolooooooooooooong “ teriak Cut Tari pengin ada orang minta tolong
“Ya Tuhaaaaaaaan .. Frans .. jangan aaaaaaaaaaaah .. tolong donk “ wajah Cut Tari memelas pengin dikasihani
“Teman teman .. gangbang Luna sampai kalian muncrat .. ada bonus Cut Tari .. kita lihat apa pantatnya benar benar burik “ kataku dengan melempar Cut Tari ke ranjang sebelah. Cut Tari langsung berdebam ke ranjang, Cut Tari nangis sejadi jadinya, namun Frans membisiki
“Cuma sekali saja kok Cut .. ada bonus deh .. 10 juta buat kamu “ sahut Frans dengan menyobek nyobek pakaian Cut Tari dan bagian Cut Tari sudah terlihat branya
“Aaaaaaaaaaaaaaaauh sssssssssssssshhh hhh ……..ssshh ampuuuuuuuuuun “ Cut Tari di belakang kami kesakitan disodoki dari depan dan belakang itu
“Ayo Gus .. ayo .. sodok yang agak cepat “ sahut Alex dengan meremas buah dada Luna Maya itu, Luna Maya hanya bisa merem menikmati sodokan itu, terasa sakit atau enak aku tidak tahu, genjotan demi genjotan itu membuat Luna Maya hanya bisa pasrah, dari depan Alex mencoblos, sedang dari belakang Agus juga mencoblos.
Aku kemudian celana panjang Cut Tari yang pasrah dengan rebahan itu, kutarik celana itu, kemudian aku menarik celana dalamnya, wooow .. memeknya tak beda dengan di video, kugulingkan badannya, benar juga pantatnya burik. Cut Tari merasa malu dengan menutupi mukanya, Frans kemudian membalikan tubuh Cut Tari, kutarik tangannya, kemudian aku melorotkan celanaku, Cut Tari masih menutup mukanya itu, kutarik tangannya, mata Cut Tari membuka dan sampai gemetar menyaksikan kontolku ngaceng di depannya
“Besar mana sama punya Ariel, Cut “ tanyaku dengan gemas. Cut Tari tidak menjawab.
“Tolong jangan perkosa saya “ sahut Cut Tari yang tidak menyadari kalo Frans sudah telanjang di belakangnya kemudian memeluk dan meremas buah dada Cut Tari itu
“Aaaaaaaaaaaaaaauh Frans .. jangan aaaaaaaaaah pleaseeeeeeee “ jerit Cut Tari tak karuan itu.
Aku kemudian mengambil kamera hape yang mengarah ke Luna Maya yang sedang digenjot oleh Agus dan Alex.
“Aaaaaaaaaaaaauh .. Gus .. dikit lagi .. “ erang Alex dengan menggenjot lebih cepat itu
“Aduuuh .. aaaaaaaaaauh .. sakit aaaaaaaaaah berhenti aaah stop .. stooop .. tolong aaaaaaaah “ jerit Luna Maya tidak tahan itu, rambutanya sampai berantakan tak karuan, benar benar pesta seks yang heboh, dua ratu bokep artis papan Indonesia sedang diganggang empat orang.
Melihatku membawa kamera Cut Tari semakin syok
“jangan direkaaam .. “ ujar Cut Tari dengan takut, kulempar hapeku ke ranjang itu, pandangan Cut Tari justru ketar ketir melihat Luna Maya digangbang itu.
“Emut kontolku “ ajakku pada Cut Tari dengan menyodorkan kontolku, tangan Cut Tari gemetar dan akhirnya memegang kontolku, pelan pelan Cut Tari mengocok kontolku
“Naaah .. gitu aaaaaaaaah ayo Cut .. ayo .. “ sahutku memberikan semangat pada Cut Tari agar bermain dengan kontolku
“Iya sih .. emut deeeh “ Frans semakin bernafsu untuk menggerilya tubuh mulus Cut Tari ini, pelan pelan akhirnya Cut Tari mengulum kontolku walau masih kaku karena terpaksa melakukan demi keselamatannya.
“Tenang Cut … enak kok .. kami pengin make memek dan anusmu .. ntar biar Agus dan Alex gantian make kamu .. setelah itu urusan selesai .. kami berdua gantian make Luna Maya “ sahut Frans dengan meremas kedua buah dada Cut Tari yang beda bentuknya, agar melotot namun itu justru malah membuat Frans ketagihan
“Susumu beda Cut .. aku kulum puntingmu sayaaang “ sahut Frans dengan menyelinap ke ketiaknya kemudian langsung menyusu ke punting Cut Tari.
“Aaaaaaaaaauh Cut aaaaaaah .. kau benar benar ratu bokep .. aaaaaaaauh sssssssssssh “ kurasakan kuluman Cut Tari semakin cepat. Frans semakin ketagihan bermain dengan punting dan meremas buah dada Cut Tari itu.
“Aduuuh aaaaaaaaaaah enaaaaaaaaaaak .. Luna aaaaaaaaah ..aakuu cinta kamuuuu “ teriak Alex tak karuan merasakan enaknya menggenjot memek Luna Maya, Agus memejamkan matanya menikmati anus Luna Maya itu. Luna Maya tak bisa apa apa, tubuhnya lemas digenjot dua kontol.
Kutahan kepala Cut Tari dan kutarik agar tidak terusan mengulum kontolku.
“Frans .. stop dulu .. aku pengin merasakan memek Cut Tari “ perintah pada Frans yang nakal mengulum punting susu Cut Tari sedang tangannya menyelusup ke selakangan Cut Tari dan mengelus elusnya. Cut Tari rebahan. Aku langsung saja menjilat memeknya
“Aaaaaaaaaaaauh jangaaaaan aaaaaaaaaaaaah uuuuuuuuh aaaaaaaaaaaauh ssssssssssshhh “ geliat dan desisn Cut Tari semakin lama lama semakin membuatku bernafsu, tubuh Cut Tari mulai berkeringat, kedua paha Cut Tari aku lebarkan, sedang Frans bermain dengan buah dada Cut Tari dengan nakal diremas remas.
“Ooh aaaaaaaaaaaaauh ssssssssssssh hhh “ desis Cut Tari tak karuan, memeknya aku terus gali dengan lidahku, Cut Tari mengerang dan menggeliat bak cacing kepanasan. Aku kemudian mencolek colek memek Cut Tari itu sehingga terkadang Cut Tari sampai merapatkan kedua kakinya.
“Aaaaaaaaaaauh aaaaaaaaaaah .. sssssssssshh eeeh .. enaaaak “ erang Cut Tari dengan suara yang malu malu.
“Pantatmu burik Cut .. “ ejek Frans dengan meremasnya, Cut Tari tidak menjawab hanya merem mendesis keenakan, Frans semakin nakal mencolek anus Cut Tari itu, sehingga terkadang colekan itu membuat selakangan Cut Tari maju sampai mukaku tenggelam di belahan memeknya itu, kumainkan klitorisnya sampai membuat Cut Tari menjerit jerit.
Sementara itu Luna Maya masih saja dienjot kali ini pelan pelan, ketiganya berhenti sebentar menata nafas, sedang Luna Maya sampai menggigit bibirnya melihat Cut Tari yang dibencinya itu sedang dikerjai olehku dan Frans, mukanya menampakan ke kawatiran mendengar aku dan Frans juga akan menyetubuhi kembali, namun Luna Maya semakin benci sama Cut Tari yang justru keenakan dikerjai itu.
“Brengsek kau Tari “ maki Luna Maya dengan kesal.
Aku menyudahi oral pada memek Cut Tari itu, aku kemudian duduk di ranjang, kutarik tangan Cut Tari
“Ayo Cut .. naikan aku donk .. aku pengin mencoblos memekmu “ ajakku lagi yang disambut dengan senyum Cut Tari, entah senyum dipaksakan atau memang ketagihan, Luna Maya sampai mencibir kesal sekali melihat Cut Tari yang murahan begitu.
Belum sempat mengejek Cut Tari, Agus kemudian bergerak lagi
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaauh “ erang Luna Maya dengan merem kembali
Pelan pelan kontolku mendesak masuk ke memek Cut Tari sedang Frans sendiri memegang pinggang Cut Tari, sesekali meremas buah dadanya
“Frans aaaaaaaaah jangaaan duluu “ sahut Cut Tari dengan menggelinjang itu
Pelan pelan Cut Tari menekan dengan kuat, sehingga batangku meluncur dengan cepat, walau sesak
“Uuh .. kontol gedhee aaaaaaaah aaaaaaaaaaaaaaaaaaauh “ erang Cut Tari tak karuan
“Oh .. Cut .. cut .. memekmu memang enak .. pantasan Ariel make tiga kali .. ayo donk Cut .. tenggelami .. ntar Frans biar coblos lewat anusmu “ erangku dengan rebahan, Cut Tari ditekan tekan oleh Frans dipinggangnya bahkan sesekali menekan pundaknya, sehingga Cut Tari sampai ngos ngosan kesakitan memeknya dipaksa dicoblos kontolku
“Aaaaaaaaaaaaaaauh aaaaaaaaah sesaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak “ erang Cut Tari dengan menggeleng geleng, kuberikan elusan dan rangsangan dengan meremas buah dadanya.
“Aduuh aaaaaaaaaaaah “ erang Cut Tari lagi
“Ayo Cut .. tinggal dikit .. naik dan hujakmkaaan “ perintah Frans dengan paksa, Frans kembali mengangkat pinggang Cut Tari dan menghujamkan kembali sehingga kontolku lenyap dalam memek hangat Cut Tari yang basah itu, Cut Tari sampai mendongak ke atas. Habis itu Frans langsung mendoron tubuh Cut Tari agar memelukku.
Frans langsung meludahi kontolnya dengan air liurnya, diolesi sebentar, kemudian mengarahkan kontolnya ke anus Cut Tari
“Aduuuuuuh sakit aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah please aaaaaaaampuun “ erang Cut Tari kesakitan ketika anusnya mulai tercoblos kontol Frans, Luna Maya sampai tak kuat melihat Cut Tari mengerang erang itu, mukanya diarahkan ke jendela, bibirnya sampai gemetaran, namun kemudian Alex yang mencoblos ke depan mengajaknya bercumbu, terpaksa Luna Maya melayani agar bisa cepat selesai.
Pelan pelan kontol Alex tenggelam dalam anus Cut Tari itu, kemudian langsung menggenjotnya, sehingga Cut Tari ikut tergerak sehingga kontolku ikut tergesek dinding memek Cut Tari
“Uuuuh Cut aaaaaaaaah .. memekmu enaaaaaaaaaak “ sahutku dengan memeluk Cut Tari serta ikut bergoyang, luar biasa nikmatnya
Kami terus bergerak bersama sama, ketika Frans menggenjot itu kurasakan Cut Tari menjepit kontolku lebih erat, demikian pula ketika Cut Tari mundur kurasakan kontolku terasa longgar, genjotan demi genjotan itu sampai membuat Cut Tari kewalahan.
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaauh aaaaaaaakuu maaaaaaau sampaaaaaaaai “ teriak Alex dengan tengadah, genjotan demi genjotan itu sampai membuat Luna Maya habis tenaganya, Luna Maya menjerit jerit karena mencapai orgasme terlebih dahulu
Genjotan demi genjotan dilakukan oleh Frans, Cut Tari sendiri yang kewalahan, Frans terlalu bersemangat sehingga memnjadi cepat orgasme, Cut Tari juga demikian tidak tahan lagi, tangan Cut Tari sampai mencakar kuat ke ranjang,
“Aaaaaaaaaauh aaaaaaaaaah .. nnnggaak kuaaaaaaaaaaaaaaaat “ teriak Cut Tari dengan kuat, aku pun ikut bergerak menggoyang memek Cut Tari.
Genjotan demi genjotan itu akhirnya membuat Frans orgasme dengan menyodokan kontolnya dalam dalam di anus Cut Tari, Cut Tari sudah tidak kuat, badannya menegang kaku dan menyemburkan cairan panasnya, Frans terkapar dengan menindih tubuh Cut Tari, spermanya muncrat keluar dari anus Cut Tari ketika mengguling ke samping.
Kami semua diam menata nafas kami, aku memeluk Cut Tari, sedang Frans diam dengan nafas naik turun, Agus dan Alex memeluk Luna Maya dengan mengelus elus kepala Luna Maya.
“Enak Lun .. kita akan tukaran .. aku sama Burhan make Cut Tari .. Alex sama Frans gangbang Luna “ sahut Agus dengan senang
“Ahh curang .. curang .. nggak gitu perjanjiannya“ ujar Luna Maya dengan kesal
“Trus nanti aku sama Burhan make kamu lagi Lun .. tenang aja Lun .. duit banyak kok, “ sahut Alex dengan mengelus elus kepala Luna Maya itu.
“Gilaaaaa aaaaaaaaaaaaah .. kalian hewan semua “
“Dan kau betina Luna .. akuin saja videomu itu benar benar kamu .. atau kami siksa “ ancam Alex
“Lex .. nggak usah maksa orang ngaku .. coblosin memek Luna aja .. reseh amat lu “ maki Frans dengan kesal.
Aku diam sejenak dengan memeluk Cut Tari yang kelelahan, demikian pula dengan ketiga temanku, pesta belum selesai, karena selepas ini masih ada yang dikerjakan, pengin menggilir Luna Maya dan Cut Tari satu persatu, artinya Luna Maya dan Cut Tari melayani kami satu persatu sampai kami tidak kuat lagi, entah apakah Luna Maya dan Cut Tari sanggup berjalan digenjot empat kontol itu. Tapi setidaknya membuktikan, memang benar gaya main Luna Maya dan Cut Tari seperti videonya yang beredar itu.